Wujudkan Pembelajaran Mendalam yang Kontekstual, SMKN 2 Ketapang Gelar Outing Class Historical Studies

SMK Negeri 2 Ketapang sukses menyelenggarakan kegiatan Outing Class bertajuk Historical Studies pada Rabu, 28 Januari 2026. Sebanyak 77 murid kelas XI terlibat aktif dalam perjalanan edukasi ini dengan didampingi oleh tiga orang guru pendamping. Kegiatan ini dirancang untuk memindahkan ruang belajar ke lapangan, guna memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mempelajari sejarah Kota Ketapang secara lebih mendalam dan kontekstual.

Penerapan metode pembelajaran mendalam yang kontekstual ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap sejarah lokal sekaligus melestarikan nilai-nilai luhur bangsa. Dengan melihat langsung bukti-bukti sejarah, para siswa diharapkan tidak hanya memahami fakta di atas kertas, tetapi juga mampu mengaitkan materi pelajaran dengan kondisi lingkungan sekitar mereka. Hal ini menjadi langkah penting sekolah dalam membentuk karakter siswa yang menghargai identitas serta akar budaya daerahnya sendiri di tengah arus modernisasi.

Rangkaian perjalanan sejarah ini mengunjungi lima lokasi ikonik yang menjadi saksi bisu perkembangan Ketapang. Destinasi pertama dimulai dengan penghormatan di Taman Makam Pahlawan Tanjungpura, kemudian dilanjutkan ke Monumen Pancasila di Lapangan Sepakat. Siswa juga diajak mengunjungi Monumen Korban Penjajahan Jepang yang berlokasi di lingkungan MIN 1 Ketapang untuk merefleksikan masa-masa sulit perjuangan rakyat di masa lampau.

Eksplorasi berlanjut ke Relief Taman Kota Ketapang yang menggambarkan narasi sejarah kota dalam bentuk seni rupa, dan berakhir di situs budaya Keraton Matan Tanjungpura. Di setiap lokasi, para siswa melakukan observasi dan mencatat poin-poin penting mengenai latar belakang serta makna filosofis dari setiap monumen dan bangunan yang dikunjungi. Kehadiran guru pendamping memastikan jalannya diskusi tetap interaktif dan edukatif sepanjang perjalanan.

Kegiatan Outing Class Historical Studies ini ditutup dengan harapan besar agar wawasan kebangsaan siswa semakin kokoh. SMKN 2 Ketapang berkomitmen untuk terus menghadirkan metode pembelajaran inovatif yang mampu menghubungkan siswa dengan lingkungan sosial dan sejarahnya. Melalui kegiatan ini, sejarah tidak lagi dianggap sebagai mata pelajaran yang membosankan, melainkan sebuah cermin bernilai untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Oleh : Fajar Heryadi, S.Pd & Ernawati, S.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *