SMKN 2 Ketapang Gandeng LPK Semesta Indah Indonesia dan Tee Kay Corporation Jepang untuk Seleksi Magang Internasional

SMK Negeri 2 Ketapang kembali membuka peluang emas bagi para siswanya untuk berkarier di kancah internasional melalui kolaborasi strategis dengan LPK Semesta Indah Indonesia dan Tee Kay Corporation asal Jepang. Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk seleksi magang kerja di Negeri Sakura yang ditujukan khusus bagi siswa dari Jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI), Teknika Kapal Penangkap Ikan (TKPI), dan Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT). Program ini menjadi langkah nyata sekolah dalam mencetak lulusan yang kompetitif di pasar kerja global.

Kegiatan seleksi ini dihadiri langsung oleh perwakilan LPK Semesta Indah Indonesia, Bapak Wedy Marunda, yang datang untuk memberikan sosialisasi serta promosi program magang secara mendalam. Tidak hanya memberikan gambaran mengenai dunia kerja di Jepang, Bapak Wedy juga memimpin jalannya pemeriksaan training fisik secara ketat. Para siswa diuji ketahanan dan kekuatannya melalui serangkaian tes fisik yang menantang, seperti tes angkat beban dan tes 123 Squat, guna memastikan kandidat memiliki kesiapan stamina yang sesuai dengan standar industri perikanan Jepang.

Partisipasi siswa dari jurusan NKPI, TKPI, dan APAT dalam seleksi ini menunjukkan antusiasme tinggi untuk menjajaki pengalaman profesional di luar negeri. Fokus pada ketiga jurusan ini dilakukan karena kompetensi teknis yang diajarkan di sekolah dinilai sangat relevan dengan kebutuhan operasional di Tee Kay Corporation. Proses seleksi yang disiplin ini diharapkan mampu menyaring siswa-siswa terbaik yang memiliki ketangguhan mental serta fisik prima untuk menghadapi tantangan kerja di laut maupun industri pengolahan ikan di Jepang.

Menanggapi kegiatan tersebut, Plt. Kepala SMK Negeri 2 Ketapang, Bapak Trisno, ST, memberikan apresiasi besar dan dukungan penuh. Beliau berpendapat bahwa program ini merupakan kesempatan langka bagi siswa untuk meng-upgrade skill dan etos kerja mereka di negara dengan teknologi perikanan tercanggih. Menurut Bapak Trisno, kerja sama ini adalah bagian dari visi sekolah untuk memperpendek jarak antara dunia pendidikan dan dunia industri (DUDI), sekaligus memberikan jaminan bagi lulusan untuk mendapatkan kepastian karier setelah menyelesaikan pendidikan.

Bagi para siswa yang nantinya dinyatakan lulus seleksi, mereka akan memasuki fase pelatihan persiapan intensif sebelum diberangkatkan. Pelatihan ini mencakup penguatan bahasa, adaptasi budaya, dan pemantapan kompetensi teknis agar mereka siap bekerja secara profesional. Setelah masa persiapan selesai, para peserta akan ditempatkan di berbagai sektor industri perikanan Jepang dengan masa kontrak kerja sekitar 1-5 tahun dan dapat diperpanjang. Masa kontrak kerja 1 tahun banyak dijumpai pada sektor budidaya perikanan, sedangkan masa kontrak 3-5 tahun banyak dijumpai pada sektor perikanan tangkap yg ada di lautan bebas yang diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi masa depan mereka saat kembali ke tanah air nanti.

Oleh : Fajar Heryadi, S.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *